Paket Wisata Open Trip Dieng Plateau

Open Trip Dieng Plateau
Foto: Trip Gabungan Dieng Plateau

Paket wisata Dieng Plateau merupakan wisata murah ala backpacker dengan konsep open trip Dieng Plateau, dimana wisata ini digabung dengan peserta lain jika minimal quota keberangkatan Anda hanya kurang dari 10 orang. Mengapa di gabung? Ini beralasan untuk meminimalisir budget untuk memenuhi semua fasilitas di paket wisata Dieng Plateau. Paket ini sangat cocok sekali bagi Anda yang berjiwa traveling backpacker dan mempunyai kuota peserta kurang dari sepuluh orang untuk mengikuti paket wisata Dieng Plateau.

Jadwal Open Trip Dieng Plateau 2019

13 - 15 Desember 2019
Dari Jakarta
20 - 22 Desember 2019
Dari Jakarta
27 - 29 Desember 2019
Dari Jakarta
30 Desember - 01 Januari 2020
Dari Jakarta
03 - 05 Januari 2020
Dari Jakarta
10 - 12 Januari 2020
Dari Jakarta
17 - 19 Januari 2020
Dari Jakarta
24 - 26 Januari 2020
Dari Jakarta
31 Januari - 02 Februari 2020
Dari Jakarta
07 - 09 Februari 2020
Dari Jakarta
14 - 16 Februari 2020
Dari Jakarta
21 - 23 Februari 2020
Dari Jakarta
28 Februari - 01 Maret 2020
Dari Jakarta
06 - 08 Maret 2020
Dari Jakarta
13 - 15 Maret 2020
Dari Jakarta
20 - 22 Maret 2020
Dari Jakarta
27 - 29 Maret 2020
Dari Jakarta
03 - 05 April 2020
Dari Jakarta
09 - 11 April 2020
Dari Jakarta
10 - 12 April 2020
Dari Jakarta
17 - 19 April 2020
Dari Jakarta
29 - 31 Mei 2020
Dari Jakarta
30 Mei - 01 Juni 2020
Dari Jakarta
05 - 07 Juni 2020
Dari Jakarta
12 - 14 Juni 2020
Dari Jakarta
19 - 21 Juni 2020
Dari Jakarta
26 - 28 Juni 2020
Dari Jakarta
03 - 05 Juli 2020
Dari Jakarta
10 - 12 Juli 2020
Dari Jakarta
17 - 19 Juli 2020
Dari Jakarta
24 - 26 Juli 2020
Dari Jakarta
31 Juli - 02 Agustus 2020
Dari Jakarta
07 - 09 Agustus 2020
Dari Jakarta
14 - 16 Agustus 2020
Dari Jakarta
21 - 23 Agustus 2020
Dari Jakarta
28 - 30 Agustus 2020
Dari Jakarta
04 - 06 September 2020
Dari Jakarta
11 - 13 September 2020
Dari Jakarta
18 - 20 September 2020
Dari Jakarta
25 - 27 September 2020
Dari Jakarta

Berikut keterangan tentang Open Trip Dieng Plateau yang hadir setiap week end dengan harga yang sangat bersahabat. Sebelum membooking, ada baiknya membaca dengan cermat agar Anda memahami Open Trip Dieng Plateau ini. Segeralah membooking jika tanggal dan jumlah peserta sudah pasti. Ini meminimalisir untuk tidak kebagian seat dalam Open Trip Dieng Plateau ini. Pada bagian bawah, terdapat detail harga, fasilitas serta itinerary dari Open Trip Dieng 3 Hari 2 Malam ini.

BIAYA OPEN TRIP DIENG PLATEAU

  • Dari Jakarta (Plaza Festival) : Rp 575.000/orang (Harga Normal).
  • Dari Jakarta (Plaza Festival) : Rp 625.000/orang (Harga High Season / Tahun Baru).

SUDAH TERMASUK :

  • Transportasi AC Jakarta – Dieng PP.
  • Homestay (sharing).
  • Makan prasmanan 3x (siang, malam, pagi).
  • Tiket Masuk Wisata Dieng.
    • Dieng Plateau Theater.
    • Telaga Warna.
    • Goa Jaran.
    • Goa Semar.
    • Goa Sumur.
    • Kawah Sikidang.
    • Bukit Sikunir.
    • Komplek Candi Arjuna.
    • Batu Ratapan Angin.
  • Sunrise dari puncak Gunung Sikunir.
  • Wisata Belanja oleh-oleh.
  • Air Mineral.
  • Tour Leader.
  • Dokumentasi.
  • Perijinan Wisata.

BELUM TERMASUK :

  • Pengeluaran pribadi.
  • Oleh - oleh.
  • Tips guide dan driver.
  • Makan di luar program.

ITINERARY OPEN TRIP DIENG PLATEAU :

Hari Ke 1

  • 19.00 : Peserta Open Trip Dieng Plateau berkumpul di Meeting Point (absen & pendataan ulang).
  • 20.00 : Berangkat Menuju Dieng.

Hari Ke 2

  • 08.00 : Tiba di Wonosobo.
  • 08.30 : Menuju Dieng.
  • 09.00 : Cek-In Penginapan, Sarapan (di luar paket).
  • 09.30 : Briefing kegiatan wisata.
  • 10.00 : Explore Kompleks Candi Hindu (Candi Gatot Kaca, Candi Arjuna, Candi Bimo, dll).
  • 12.00 : Kembali ke Penginapan, Makan Siang (kami sediakan).
  • 13.00 : Kegiatan Menuju Dieng Volcanic Theatre.
  • 15.00 : Mengunjungi Telaga Warna, Goa Sumur, Goa Semar, Goa jaran.
  • 17.00 : Explore Kawah Sikidang.
  • 18.00 : Kembali ke Penginapan, ISHOMA (sudah termasuk).
  • 20.00 : Acara Bebas.
  • 22.00 : Istirahat.

Hari Ke 3

  • 02.00 : Bangun Pagi.
  • 02.30 : Persiapan Trekking Bukit Sikunir.
  • 03.00 : Menuju Bukit Sikunir. Desa Tertinggi di Pulau Jawa.
  • 03.30 : Briefing, trekking naik ke Bukit Sikunir.
  • 05.30 : Hunting foto, menikmati Golden Sunrise Negeri Diatas Awan.
  • 06.30 : Turun ke bawah, hunting foto, nikmatin jajanan Dieng.
  • 07.00 : Kembali ke penginapan, sarapan (kami sediakan).
  • 08.00 : Check-Out penginapan.
  • 09.00 : Wisata belanja oleh - oleh.
  • 10.30 : Perjalanan kembali ke Jakarta.
  • 23.00 : Perkiraan tiba di Jakarta dan Open Trip Dieng Plateau selesai.

DESTINASI OPEN TRIP DIENG PLATEAU

Dieng Volcanic Theater

Dieng Plateau Theater

Dieng Volcanic Theater diresmikan oleh presiden ke enam Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 9 April 2006. Di Dieng Volcanic Theater kita akan beri pengetahuan tentang Dataran Tinggi Dieng.

Para peserta Open Trip Dieng Plateau akan di ajak memasuki ke dalam sebuah ruangan yang dapat menampung 100 orang. Di dalam ruangan gedung ini, para peserta akan menyaksikan film mengenai Dataran Tinggi Dieng bermula dari sejarah tentang Dieng, kondisi geografis Dieng, budaya yang ada di Dieng, hingga hal – hal lainnya.

Film yang ada di Dieng Volcanic Theater memiliki durasi selama 23 menit, dan dari film ini para peserta Open Trip Dieng Plateau akan diperkenalkan tentang Dataran Tinggi Dieng serta penduduk yang tinggal di kawasan Dieng. Dan sehingga, ketika pengunjung akan berkeliling untuk menikmati pesona dan udara alam Dataran Tinggi Dieng serta mengunjungi objek wisata yang ada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, peserta telah memiliki informasi dan pengetahuan. Sehingga peserta Open Trip Dieng setelah berpengalaman mengunjungi Dieng akan memiliki kesan yang lebih.

Jam operasional dari Dieng Volcanic Theater atau Dieng Plateau Theater ini yaitu dari jam 07.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB. Kami pastikan Open Trip Dieng yang Anda ikuti akan lebih berkesan setelah mengunjungi objek wisata yang satu ini.

Telaga Warna Dieng

Telaga Warna Dieng

Objek Wisata Telaga Warna Dieng merupakan salah satu destinasi wisata lokasinya berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dan Telaga Warna Dieng ini salah satu objek wisata andalah yang berada di Kabupaten Wonosobo. Pemberian nama Telaga Warna itu sendiri disebabkan memiliki ciri khas serta keunikan pada fenomena alam yang terjadi di Telaga Warna ini, yaitu warna dari air di telaga ini sering berubah warna. Sesekali telaga warna ini memiliki air berwarna kuning dan hijau, bahkan berwarna warni layaknya pelangi. Fenomena alam ini terjadi disebabkan karena air dari Telaga Warna ini mengandung sulfur yang tinggi, sehingga pada saat siang hari dan sinar matahari menyinari Telaga Warna ini, air nampak seperti berwarna - warni.

Lokasi objek wisata Telaga Warna Dieng berada di ketinggian 2.000 MDPL, serta Telaga Warna Dieng dikelilingi perbuktian yang cukup tinggi dan ini menambah keindahan alam yang berada disekitar Telaga Warna Dieng. Pesona Telaga Warna Dieng akan lebih mempesona apabila kita naik ke salah bukit yang mengelilingi Telaga Warna Dieng. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Telaga Warna Dieng ini adalah pada saat pagi hari atau siang hari, sebab apabila kita berkunjung pada sore hari, kabut akan menyelimuti sekitaran Telaga Warna Dieng. Dan kabut ini pun akan membuat kita tidak bisa menikmati pemandangan alam disekitaran Telaga Warna Dieng.

Keharmonisan alam dengan udara yang sejuk serta bersih menambah suasana dari Telaga Warna Dieng ini sangat memikat hati kita para peserta Open Trip Dieng Plateau dan para pengunjung lainnya. Kita dan pengunjung lainnya juga akan merasakan suasana mistis serta hening yang disempurnakan dengan kabut putih serta barisan pepohonan yang sangat rindang.

Di area Telaga Warna Dieng juga terdapat beberapa goa yang wajib kita kunjungi, seperti Goa Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati. Di depan Goa Semar terdapat arca wanita yang sedang membawa kendi. Di Goa Semar terdapat kolam kecil yang airnya dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit serta air ini dapat membuat kulit kita jadi lebih awet muda. Selain Goa Semar juga terdapat Goas Sumur Eyang Kumalasari serta Goa Jaran Resi Kendaliseto. Lain dari pada itu, terdapat sebuah Batu Tulisa Eyang Purbo Waseso. Goa - goa yang berada di area Telaga Warna Dieng ini sering sekali dijadikan sebagai tempat untuk bermeditasi.

Goa Sumur Dieng

Goa Sumur Dieng

Dataran Tinggi Dieng terkenal akan keindahan alamnya seperti gunung dan danau. Faktanya adalah bahwa Dieng Plateau juga memiliki beberapa goa suci, yang terletak di dekat Telaga Warna Dieng. Salah satunya adalah Goa Sumur Eyang Kumulasari, yang berada di dekat sebuah goa terkenal bernama Goa Semar. Tidak hanya terkenal di kalangan penduduk setempat, orang asing juga sering datang ke lokasi ini untuk merasakan nuansa mistisnya. Beberapa pengunjung mendatangi gaa ini untuk melakukan ritual seperti meditasi dan ziarah. Terlepas dari tujuannya, wisatawan tetap datang ke lokasi ini disebabkan karena menjadi hal yang tidak terpisahkan dari objek wisata Telaga Warna Dieng. Dengan kata lain, wisatawan dapat menikmati tiga tempat wisata yang berbeda sekaligus.

Nuansa dari Goa Sumuru sudah di jelaskan seperti penjelasan di atas sebelumnya, Goa Sumur Eyang Kumulasari terletak di dekat Goa Semar. Fitur yang paling dikenal adalah patung seorang wanita yang membawa kendi, yang berada di depan mulut goa. Juga, ada sebuah kolam kecil yang terletak di dekatnya. Desas - desus mengatakan bahwa kolam memiliki efek penyembuhan untuk berbagai jenis penyakit kulit. Penduduk setempat bahkan percaya bahwa air dapat membantu wanita mempertahankan kecantikan mereka. Penggunaan air lainnya adalah untuk ritual sakral yang berbeda (Mabakti dan Muspre), terutama dilakukan oleh orang - orang Hindu. Sedangkan bagi wisatawan, goa hanya menjadi tempat yang tepat untuk menghabiskan liburan.

Untuk mencapai Goa Sumur, pengunjung harus melewati rute yang cukup menantang. Itu sebabkan karena Goa Sumur itu berada di bawah batu besar sehingga lokasinya agak tersembunyi dan sulit dijangkau. Di dalam Goa Sumur, ada tempat untuk meditasi seperti yang ada di Goa Semar. Di bawah, pengunjung akan melihat kolam kecil atau sumur yang dilengkapi dengan air jernih. Penduduk setempat menamainya Tirta Prawitasari - air suci. Pengunjung diperbolehkan mencuci muka dan mencuci tangan mereka dengan air selama mereka tidak merusaknya dengan sampah atau hal-hal berbahaya lainnya.

Para pengunjung  dapat melakukan meditasi di Goa Sumur Eyang Kumulasari. Satu-satunya persyaratan adalah pengunjung harus datang dengan Kuncen (penjaga lokal). Kuncen dapat membantu mereka memasuki goa dan menceritakan beberapa kisah tentangnya. Kuncen juga orang yang memegang kunci utama untuk memasukinya. Tanpa kuncen itu berarti tidak ada yang bisa memasuki goa tanpa kehadiran kuncen. 

Goa Semar Dieng

Goa Semar Dieng

Goa Semar merupakan sebuah goa suci terletak di dekat Telaga Warna Dieng di Dataran Tinggi Dieng. Nama Goa Semar berasal dari karakter fiksi mitologi Wayang, yang memiliki tubuh gemuk. Selain sebagai tempat suci dimana penduduk setempat bermeditasi, Goa Semar juga menarik para wisatawan yang berkunjung ke Dieng. Menurut sejarah, Goa Semar pernah dikunjungi oleh Raja Jawa untuk melakukan meditasi. Bahkan presiden kedua Indonesia datang ke Goa Semar pada tahun 1974 dan mendapat inspirasi tentang pemerintahannya. Fakta penting lainnya adalah bahwa gua juga menjadi pilihan untuk melakukan ritual tradisional yang disebut “Ruwatan Rambut Gimbal (pengudusan rambut gimbal).

Bentuk dari Goa Semar dari segi ukuran dianggap kecil, memiliki lebar 4 meter persegi. Di dalam Goa Semar terdapat tempat khusus untuk melakukan meditasi, patung Semar, dan persembahan. Masalahnya, pengunjung tidak bisa sembarangan memasuki goa karena dianggap sakral. Hanya mereka yang telah mendapat izin yang dapat memasuki goa. Bahkan ada pagar besi, mencegah pengunjung untuk memasuki ke dalam Goa Semar. Dengan demikian, tampaknya mustahil untuk memasuki goa tanpa persetujuan dari penjaga atau manajemen.

Ketika wisatawan sampai di lokasi Goa Semar ini berada, mereka dapat merasakan aura mistis yang sangat kental. Tak heran, sebagian besar pengunjung datang ke Goa Semar untuk melakukan wisata ziarah dan beberapa ritual. Penduduk setempat bahkan datang ke goa untuk bermeditasi dan mencari inspirasi. Bagi wisatawan atau orang luar, lebih baik mendapatkan izin terlebih dahulu sebelum pergi ke goa. Dengan cara ini, mereka diizinkan untuk menjelajahi dan bermeditasi di dalam gua suci itu. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa Goa Semar dapat membantu para pengunjung untuk mendapatkan keberuntungan dan menghapus segala kemalangan.

Selain bermeditasi, Goa Semar juga cocok untuk fotografi. Objek yang paling menarik adalah patung Semar, yang terletak di pintu masuk utama. Wisatawan dapat juga mengambil foto di depan patung. Setelah pengunjung menikmati waktu yang menyenangkan di Goa Semar, para pengunjung dapat mengunjungi tempat liburan menarik lainnya yang berada di dekat Goa Semar. Misalnya, ada Telaga Warna dan Goa Sumur. Para pengunjung tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencapai lokasi - lokasi itu, karena lokasinya yang berdekatan.

Untuk tips berkunjung ke Goa Semar, semua pengunjung harus menjaga lingkungan dengan baik ketika menjelajahi Goa Semar. Itu adalah area suci, jadi setiap orang harus menghormatinya dengan baik. Bahkan pengunjung tidak diperbolehkan berbicara kotor dan keras karena dianggap mengganggu area Goa Semar. Dan para pengunjung tidak diperkenankan untuk membuang sampah sembarangan. Makan dan minum air di area Goa Semar diperbolehkan, tetapi harus membuang sampah pada tempatnya.

Goa Jaran Dieng

Goa Jaran Dieng

Selain menikmati panorama alam Dieng dan mengunjungi beberapa situs bersejarah, pengunjung dapat melakukan banyak hal lain di Dataran Tinggi Dieng. Misalnya, mereka dapat melakukan wisata ziarah ke goa - goa suci yang terletak di dekat Telaga Warna. Salah satunya disebut Goa Jaran Resi Kendaliseto, yang sering menjadi tempat meditasi. Jaran berarti "Kuda" dan Resi Kendaliseto adalah nama orang terkenal di masa lalu. Menurut cerita dari penduduk setempat, ada seekor kuda betina yang sedang butuh istirahat di dalam goa, dan keesokan paginya, hamil secara misterius. Tidak heran, Goa Jaran telah menjadi simbol kesuburan. Penduduk setempat sering mendatangi ke Goa Jaran untuk berdoa untuk meminta keturunan.

Pada saat ini, wisatawan mancanegara telah mengenali Goa Jaran sebagai simbol kesuburan. Belum lagi pemerintah setempat telah membangun patung seorang wanita yang membawa bunga, yang berada di depan mulut goa. Namun ada aturan penting, wanita perawan tidak diizinkan memasuki goa. Penduduk setempat mengatakan beberapa kekuatan magis dapat menyebabkan kehamilan bagi para wanita itu. Meskipun tidak semua orang percaya pada mitos seperti itu, lebih baik untuk memberikan penghormatan kepadanya.

Ada beberapa alasan paling umum untuk mengunjungi Goa Jaran adalah untuk mencari berkah dalam hal kesuburan. Pasangan yang sudah menikah dapat mengambil keuntungan dari desas-desus untuk mendapatkan bayi. Keyakinan lokal ini juga menjadi populer di kalangan wisatawan yang tinggal di luar Dieng. Para pengunjung datang ke Goa Jaran untuk berdoa dan bermeditasi. Selama pengunjung mendapat izin dari penjaga, mereka diizinkan melakukan ritual di area Goa Jaran. Untuk pengunjung dari luar daerah Dieng, lebih baik datang dengan pemandu untuk komunikasi yang lebih baik dengan penjaga.

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang Dieng

Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu tempat paling indah di Profinsi Jawa Tengah. Dan Dataran Tinggi Dieng adalah tujuan yang cukup lengkap dengan banyak tempat wisata menarik. Salah satu tempat paling menarik di dataran tinggi ini adalah Kawah Sikidang.

Ada banyak fakta, mitos dan legenda menarik dari Kawah Sikidang Dieng yang beredar di masyarakat Dataran Tinggi Dieng. Tidak heran bahwa Kawah Sikidang adalah tempat yang paling banyak dikunjungi wisatwan saat berlibur ke Dataran Tinggi Dieng ini. Anda perlu mengetahuinya terlebih dahulu tentang Kawah Sikidang sebelum berkunjung kesana, berikut penjelasan singkanya.

Secara administratif, Kawah Sikidang terletak di Bakal Buntu, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kita dapat menuju kesana dengan mengaksesnya dari Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Lokasi sangat mudah diakses dan kita bisa sampai di sana dengan mudah menggunakan kendaraan yang sudah termasuk paket dalam Open Trip Dieng Plateau ini. Untuk sampai di Kawah Sikidang, kita harus pergi ke Candi Arjuna. Dari Candi Arjuna, kita dapat mengambil jalan yang membawa kita ke Candi Bima. Kawah itu terletak di antara dua candi itu. Namun tak perlu khawatir untuk menuju kesana, Anda akan di pandu oleh guide kami yang sudah berpengalaman membawa wisatawan ke Dieng.

Kata “Sikidang” secara harfiah berarti “Rusa”. Beberapa mengatakan kawah ini mendapatkan nama Sikidang dari fakta bahwa letupan kawah yang ada di area ini selalu bergerak. Lokasi kawah memang selalu bergerak atau berpindah - pindah, meski sangat lambat. Legenda lain mengatakan bahwa nama itu berasal dari seorang pangeran “Kidang Garungan”. Pangeran ini aneh karena ia memiliki tubuh manusia tetapi kepalanya adalah rusa (kidang dalam bahasa Jawa).

Seperti yang mungkin kita bayangkan dari kawah gunung berapi lainnya, Kawah Sikidang juga sangat panas. Begitu kita memasuki area Kawah Sikidang, kita bisa langsung mencium bau belerang di udara. Kawahnya sangat panas sehingga banyak pengunjung membawa telur ketika mengunjungi tempat ini. Mereka merebus telur mereka di kawah. Namun, karena alasan keamanan, ini tidak lagi diizinkan.

Dataran Tinggi Dieng adalah tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. Kawah Sikidang adalah salah satu tujuan paling populer di daerah ini. Kawah ini adalah tempat yang indah, diselimuti legenda dan mitos.

Bukit Sikunir Dieng

Bukit Sikunir Dieng

Beberapa objek wisata  yang indah dan berada di Kabupaten Wonosobo, serta berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng ini menawarkan atraksi alam yang indah untuk dinikmati oleh para wisatawan, seperti candi, telaga, gunung, dan bukit. Salah objek wisatanya yaitu terletak di Desa Sembungan, yaitu Bukit Sikunir. Para wisatawan banyak mengunjungi Bukit Sikunir Dieng untuk menikmati matahari terbit yang sangat memukau. Mereka akan mendaki bukit dan mencapai puncaknya. Tujuan utamanya adalah untuk menikmati fenomena terkenal yang disebut Golden Sunrise of Sikunir. Bagi mereka yang suka jalan-jalan, tidak ada yang bisa mengalahkan keindahan Bukit Sikunir ini.

Pada puncak Bukit Sikunir, para pengunjung dapat melihat gubuk atau pos pengamatan, yang merupakan lokasi terbaik untuk menikmati sunrise. Saat cuaca bagus, pemandangan disekitar Bukit Sikunir tampak sempurna dan indah. Tips untuk mendaki Bukit Sikunir adalah membawa beberapa makanan ringan dan air botolan, karena di sepanjang jalan menuju Puncak Sikunir sedikit sekali pedagang yang menjual makanan atau minuman. Sehingga nanti pengunjung dapat menikmati beberapa makanan sambil menikmati pemandangan alam yang menakjubkan. Dan jangan lupa untuk membawa sampahnya kembali kebawah hingga menemukan tempat sampah yang telah di sediakan oleh management Bukit Sikunir.

Tak perlu diragukan lagi, karena Golden Sunrise Bukit Sikunir adalah daya tarik utama bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng. Ada beberapa para wisatawan yang mengatakan Bukit Sikunir Dieng adalah tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit, dibandingkan dengan lokasi lain di kawasan Asia Tenggara. Bukit Sikunir tidak hanya menawarkan tempat untuk menikmati matahari terbit saja yang menakjubkan, tetapi juga menunjukkan pemandangan indah pegunungan yang tertutup kabut. Dengan kata lain, waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Sikunir adalah sebelum fajar. Akan tetapi suhunya udaranya cukup dingin. Karena itu, pengunjung harus mengenakan pakaian atau jaket yang hangat saat mengunjungi Bukit Sikunir.

Aspek menarik lainnya adalah rutenya, menampilkan lanskap yang menantang dan alam yang indah. Bukit Sikunir ini memiliki ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut, sehingga dibutuhkan kondisi tubuh yang fit karena membutuhkan waktu dan tenaga untuk mencapai puncaknya. 

Komplek Candi Arjuna Dieng

Candi Arjuna Dieng

Para wisatawan memiliki banyak alasan untuk berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng. Alasan yang paling umum adalah ingin sekali mengunjungi Candi Arjuna Dieng. Candi Arjuna Dieng terletak di ketinggian 2093 meter di atas permukaan laut, Candi Arjuna Dieng menawarkan pemandangan indah serta pemandangan yang menakjubkan. Candi Arjuna Dieng merupakan candi peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno, itu juga menarik wisatawan lokal maupun mancanegara serta para sejarawan. Candi ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Luas area dari Komplek Candi Arjuna adalah sekitar 1 hektar. Di lokasi ini, Candi Arjuna adalah yang menjadi candi utama yang harus dikunjungi. Di depan Candi Arjuna, terdapat Candi Semar. Di area Komplek Candi Arjuna juga terdapat Candi Sembadra, Candi Srikandi, dan Candi Puntadewa. Semuanya terlihat indah, memiliki keunikan dan keindahan. Ukuran dari Candi Arjuna adalah 6 x 6 meter dan menghadap ke arah barat. Fitur utama candi ini disebut Kala Makara, yang berada di pintu masuk. Bentuk atapnya memiliki beberapa tingkatan dengan menara kecil di atasnya.

Tidak hanya menawarkan struktur megah, tetapi juga memiliki lokasi yang sangat bagus serta menampilkan pemandangan alam yang menakjubkan dan tanaman yang rimbun. Berkeliling Komplek Candi Arjuna akan menjadi pengalaman yang lebih, seperti mendatangi Candi Ratu Boko. Candi ini menawarkan suasana yang lebih segar dan pemandangan yang lebih indah. Untuk berkeliling di area Komplek Candi Arjuna, pengelola sudah menyiapkan tempat treking untuk para pengunjung. Dengan fasilitas itu, para pengunjung dapat mengunjungi ke semua candi.

Candi Arjuna memiliki nilai lain selain sebagai objek wisata, yaitu sebagai wisata sejarah atau arsitektur. Dalam hal ini, Tour Leader atau Pemandu Wisata menjadi sangat berguna karena dapat menceritakan kisah tentang candi - candi yang ada di Komplek Candi Arjuna ini. Konon bangunan itu sudah ada sejak masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno. Dengan menjelajahi candi dan fitur - fiturnya, setiap orang dapat belajar sedikit cara hidup orang di masa lalu, bersama dengan filosofi dan aspek spiritual mereka. Bahkan candi memberikan informasi yang bermanfaat bagi wisatawan.

Aktivitas menyenangkan yang dapat kita laukan di Komplek Candi Arjuna ini adalah adalah fotografi. Dengan berfoto dan berlatar belakang Candi Arjuna akan membuat hasil foto lebih indah. 

Batu Ratapan Angin Dieng

Batu Ratapan Angin Dieng

Batu Ratapan Angin Dieng merupakan salah satu tujuan para wisatawan ingini berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng, meskipun masih ada objek wisata lain untuk menikmati keindahan pegunungan dan wisata alam lainnya yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Batu Ratapan Angin Dieng berada di daerah berbukit dekat Dieng Plateau Theater. Sebagian besar pengunjung adalah mereka yang suka menikmati pemandangan alam dan relaksasi. Ini juga menjadi tempat yang bagus untuk melakukan fotografi.

Ratapan berarti "ratapan" dan Angin berarti "angin". Singkatnya, nama ini berasal dari angin semilir yang terdengar seperti erangan atau gumaman. Tidak heran, rasanya agak dingin di sekitar Batu Ratapan Angin. Sebelum mencapai batu - batu itu, para pengunjung disarankan untuk menyiapkan beberapa barang bawaaan terutama jaket dan mengenakan sepatu yang nyaman juga sangat dianjurkan. Sesampainya di atas batu, pemandangan alam yang sempurna terlihat dengan anggun. View terbaik adalah disaat Telaga Pangilon dan Telaga Warna menunjukkan warna kontrasnya.

Banyak orang memilih Batu Ratapan Angin Dieng sebagai tempat terbaik untuk menyaksikan pemandangan Telaga Warna dan Telaga Pangilon. Tidak diragukan lagi, pemandangan tampak lebih baik ketika matahari terbit. Di cakrawala, pemandangan perbukitan hijau akan membuat takjub pada setiap para pengunjung dan ini sangat mempesona.

Sebelum sampai menuju ke Batu Ratapan Angin, kita harus melewati pos jaga dan membayar tiket masuk. Jangan khawatir. tiket masuk Batu Ratapan Angin Dieng sudah include ke dalam Paket Wisata Open Trip Dieng di Haraduta Wisata. Sepanjang jalan untuk mencapai batu, kita dapat menemukan beberapa trek yang menantang. Dalam hal ini, disarnkan untuk mengenakan sepatu yang nyaman dan membawa sebotol air mineral untuk melepas dahaga. Perjalanan dari pos jaga ke Batu Ratapan Angin membutuhkan waktu sekitar 15 menit dan jaraknya kurang lebih sekitar 100 meter. Begitu tiba di Batu Ratapan Angin Dieng, kita dapat beristirahat atau langsung menikmati pemandangan dan mengambil beberapa gambar.

Anda bisa membuat wisata private tersendiri untuk paket wisata Dieng Plateau ini. Contohnya untuk acara bulan madu, tour wisata sekolah, prewedding, wisata keluarga, tour kantor, atau tour Dieng Plateau bersama teman-teman. Silahkan hubungi no tlp atau wa yang tersedia untuk informasi lebih lanjut mengenai paket wisata Dieng Plateau ini.